Pengenalan HTML

Pertama saya mau kembali kemateri yang lebih sederhana dulu, yaitu HTML. Dah pada tau kan tentang HTML, itu bahasa pemrograman web yang paling dasar ( dah ah basa-basi'a, lanjut aja ya ). Yang pertama coba kalian buka notepad terlebih dahulu. Nah sekarang belajar script nya.

pertama harus kalian pahami dulu Struktur Dasar HTML, yaitu diawali dengan penulisan lalu diakhiri dengan . Contohnya :





Copy aja script diatas ke notepad, trus coba disave dengan nama latihan1.html jangan lupa "Save as Type" diganti "All Files" trus save dimana aja. Nah abis itu coba deh dibuka file-nya.

Saya coba terangkan satu persatu fungsi tag yang ada:
tag html Mendefinisikan bahwa teks yang berada diantara kedua tag tersebut adalah file HTML.
tag head Sebagai informasi page header. Di dalam tag ini kita bisa meletakkan tag-tag TITLE, BASE, ISINDEX, LINK, SCRIPT, STYLE & META.
tag title Sebagai titel atau judul halaman/form. Kalimat yang terletak di dalam tag ini akan muncul pada bagian paling atas browser Anda (pada title bar).
tag body Mendefinisikan teks beserta formatnya yang hendak ditampilkan sebagai isi halaman web. Di dalam tag ini bisa diletakkan berbagai page attribute seperti bgcolor, background, text, link, vlink, alink, leftmargin dan topmargin.

Wah sudah dulu ya, capek nie. Lanjutannya diposting selanjutnya. hehe

Read more


Membuat Validasi Dengan Javascript

Validasi atau saringan (dalam bahasa java) form berguna untuk menyaring masukan dari user agar tidak merusak konsistensi database. Validasi form juga berguna untuk mencegah sql injection yaitu suatu teknik untuk merusak suatu sistem, biasanya databse dengan perintah-perintah khusus, kalau database ya dengan bahasa SQL. Kenapa bisa begitu ? tentu saja user yang awam atau sok tahu kadang memasukkan karakter aneh, memasukkan bukan pada tempatnya (wah apa ini ?), misalkan yang dibutuhkan angka, tetapi yang dimasukkan adalah huruf.

Ada dua sisi pengecekan, yaitu pada sisi server dan pada sisi client. Dari tingkat kenyamanan user tentu saja lebih enak pada sisi client, karena browser tidak perlu meload halaman, karena menggunakan javascript. Sedang pada sisi server, biasanya menggunanan server side programming kayak ASP,PHP,JSP. Saya pribadi sih lebih suka menggunakan javascript, meski agak susah, tetapi bagi saya yang terpenting adalah kemudahan user.

Pada tutorial ini kita akan menggunakan sedikit javascript dan regular expresion. Aturannya user harus mengisikan sebuah text input dengan angka, dan tidak boleh kosong atau huruf (char). Tanpa ada campur tangan dari PHP maupun ASP.

Ada dua file yang dibutuhkan, 1 HTML dan 1 PHP. HTML digunakan untuk membangun halaman form, sedang PHP digunakan untuk memproses masukan, misalkan ketika anda ingin memasukkan data ke dalam database. Berikut kode HTML



Demo validasi form dengan menggunakan javascript. Masukan angka tidak boleh huruf huruf sd


Validasi ini menggunakan sebuah fungsi javascript yaitu validasi (frm) dengan paramter fungsi id dari form. Dengan mendapatkan id form, kita dapat memperoleh semua elemen dalam form tersebut kayak input, select atau textarea. Untuk memudahkan, sebaiknya anda paham konsep OOP, karena javascript, meskipun bahasa pemrograman kecil sudah full OOP.

var myRegExp=/[\d,\s]/;

adalah membuat object regular expresion, caranya agak beda ya, tidak seperti cara pembuatan object yang biasanya. Itu cara yang simpel membuat object regular expression, saya lebih suka membuatnya dengan cara yang seperti itu, karena lebih mudah. Regular expresion ini memiliki maksud form harus diisi DAN harus angka.

Salah=0;

if (!myRegExp.test(textnya)){

salah+=1;

msg=”Anda harus memasukkan angka\n”;

}

adalah proses validasi dengan menggunakan regular expresion yang telah dibuat tadi. Nilai variable salah akan dinaikkan 1 jika regular expresion tadi salah. Nantinya variable salah akan menentukan hasil keluaran dari fungsi ini. Jangan lupa, fungsi ini akan mengembalikan nilai false atau true (boolean).

if (obj.coba.value.length<1){ msg="”Form">0){

alert(msg);

return false;

}

else{

return true;

}

}

Nah kondisi ini yang menentukan hasil keluaran dari fungsi ini. Jika true maka form tersebut akan di submit dan data dalam form akan dikirim. Sedang jika false maka form tidak jadi di submit. Terus dimana saya harus meletakkan fungsi ini agar bisa dieksekusi ? lihat dibawah ini jawabannya.

form onSubmit=”return validasi(’myfrm’)” id=”myfrm” action=”prc.php” method=”post”

Anda bisa melatakkan fungsi form tersebut pada atribut onSubmit pada tag form. Sebelum meletakkan nama fungsinya dahului dengan return, karena event ini akan bergantung pada hasil dari fungsi validasi(). Coba anda hilangkan kata return, saya mencoba tidak berhasil, artinya form tetep akan di-submit, tidak memandang nilainya benar atau salah.

Jangan lupa untuk menambah id pada form, kali ini saya memberi id=?myfrm?, ini terserah kok. Atribut action menunjukkan kemana script tersebut jika user men-submit form.

itu adalah isi dari file php. Tidak ada proses tertentu, anda bisa manambahkan proses disini sesuai kebutuhan anda. Yang paling penting validasi yang dilakukan dengan javascript tanpa perlu meload halaman. Saya kira sekian, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi anda. Dan jika anda mau anda bisa download seluruh script jadinya disini

Read more


Membuat Form yang teratur tanpa menggunakan Table

Jika anda telah mempelajari bagaimana cara membuat form yang sederhana. Sekarang saya akan mengajari bagaimana agar kita membuat forms yang teratur dan rapih tanpa menggunakan table. Kita hanya akan menggunakan CSS saja.

Seperti yang kita ketahui, didalam prinsip Web Standards kita menggunakan tag Untuk menentukan keterangan dan posisi fields. Nah kita akan belajar menggunakan css sekarang.
Kita akan membuat Forms seperti Forms komentar di situs ini, dan kita akan membuatnya tanpa Table. Oke langsung saja kita coba, buatlah file HTML dengan nama forms.html dan file CSS dengan nama style.css. Isilah file style.css dengan kode berikut ini:



form label {
display: block;
float: left;
width: 150px;
padding: 0;
margin: 5px 0 0;
text-align: right;
}

form input, form textarea, form select {
width:auto;
margin:5px 0 0 10px;
}
.form br {
clear:left;
}


Dan untuk file forms.html nya download aja disini:

download

Jalankan file forms.html, mudah kan? Oke sekarang akan saya jelaskan satu persatu.

File style.css

Yang perlu diperhatikan disini adalah deklarasi untuk label, dimana kita beri float: left; yang memungkinkan tag label berada disebelah kiri dari field (input) Jangan lupa kita perlu mengatur panjangnya label dengan width: 150px;. Oke sekarang untuk tag input saya membuat width:auto; agar berapapun lebar bidang yang tersisa, input selalu bisa menempati bidang terebut. Karena form tidak selalu input saja maka saya juga memberikan kode yang sama untuk textarea dan select.

Untuk tag
yang selalu kita berikan setelah input kita berikan clear:left; agar kode berikutnya berada dibawahnya tidak disampingnya.

Bagaimana mudah bukan? kode HTML kita cukup singkat, kita tidak memerlukan
sama sekali. Dan yang pasti kode tersebut berfungsi disemua browser yang ada :)

Read more


Membuat Combobox Yang Dinamis Dengan AJAX

AJAX (Ashynchronous Javascript and XML) sebenarnya adalah konsep lama, tehnik ini sudah ada dari beberapa tahun yang lalu. Dengan sedikit modifikasi maka tehnik ini bisa menjadikan aplikasi web menjadi lebih dinamis dan interaktif seperti layaknya aplikasi desktop.

Dengan menggunakan teknologi ini, page HTML bisa membuat koneksi secara asinkron ke server dengan cara mengambil XML dokumen. Selanjutnya dokumen XML ini akan digunakan oleh javascript untuk meng-update atau memodifikasi Document Object Model (DOM) pada page HTML.


Untuk selanjutnya tehnologi ini juga dikenal web remoting atau remote scripting. Developer Web dapat mengkombinasikan plug in, java applets dan hidden frame untuk mengemulasikan interaksi antara page HTML dengan dokumen XML. Dalam teknologi Javascript telah disediakan sebuah object yaitu XMLHTTPRequest. Object ini sudah banyak disupport oleh banyak browser seperti Internet Explorer, Firefox dan lain sebagainya.

Berikut ini contoh script sederhana yang memanfaatkan teknologi AJAX. Contoh script ini sebenarnya terinspirasi dari artikel Mas Aryo yang berjudul Merubah isi combobox dan Autocomplete pada form. Dalam contoh ini saya menampilkan combobox yang berisi data dinamis, yang isinya tergantung pada pilihan user Misalnya saja combobox untuk memilih Nama Kecamatan, maka isi combobox tersebut hanya berisi nama kecamatan yang ada dalam kabupaten yang dipilih. Dalam contoh ini saya menggunakan asp sebagai web server sedangkan database-nya saya menggunakan MS-Access.

Untuk mencoba teknik ini, pertama-tama buat sript html dengan nama testcustomer.htm

truz yang kedua dengan script asp lalu simpan dengan nama koneksi.asp

dan yang terakhir buat script asp dan simpan dengan nama LoadDataRegional.asp

download ja scriptnya disini

selesai dah tutorial nie
makasih yah.....

Read more


Membuat Script Upload dengan PHP

Bagaimana cara membuat Upload dengan menggunakan PHP ?. Jawabannya ada script PHP dibawah ini. Oke langsung aja.

Pertama : Buat script untuk Upload. Simpan dengan nama : upload.php.

Kedua: Setelah itu, buatlah script untuk mengeksekusi file yang telah dipilih, untuk diupload. Simpan dengan nama : uploader.php



Ketiga: Jangan Lupa buat folder untuk menampung file yang diupload. Buatlah sebuah file dengan nama : uploads, didalam folder kerja anda masing-masing.

[download script-nya disini]


Read more


Membuat Script PHP untuk Pencarian dengan Multi Kategori

Dalam suatu aplikasi yang terkait dengan database, seringkali muncul fasilitas untuk pencarian data. Untuk mempersempit scope pencarian biasanya pencarian dilakukan berdasarkan kategori tertentu. Kategori pencarian bisa bersifat single category artinya hanya berdasar satu kategori pencarian saja atau ada yang bersifat multiple category atau multi kategori dimana user bisa melakukan pencarian berdasarkan lebih dari satu kategori.

Untuk membuat fasilitas pencarian berdasarkan satu kategori pada prinsipnya mudah. Sebagai contoh misalkan pencarian data mahasiswa, dimana user bisa melakukan pencarian berdasarkan salah satu dari kategori NIM, nama mahasiswa, alamat, jenis kelamin atau yang lain. Dalam hal ini (single category), prinsipnya hanyalah menggunakan statement kondisional saja. Jika yang dipilih adalah kategori NIM, maka jalankan query pencarian data berdasarkan kategori NIM. Jika yang dipilih adalah kategori nama mahasiswa, maka jalankan query pencarian data berdasarkan nama mahasiswa dan seterusnya. Saya kira mudah… dan tidak ada masalah.

Namun… bagaimana bila pencariannya berdasarkan multi kategori? misalkan user ingin mencari tahu siapa saja sih mahasiswa yang beralamat di Solo dan berjenis kelamin laki-laki misalnya :-) Kalau kita terapkan logika seperti halnya pada single kategori, maka akan sulit diimplementasikan. Mengapa sulit? ya.. karena akan banyak kemungkinan yang terjadi dalam pemilihan kategorinya. Coba bayangkan, seandainya untuk data mahasiswa terdapat 10 buah field. Untuk single kategori, tidak ada masalah karena kemungkinkan pemilihan kategorinya ada 10 buah (Anda membuat statement kondisional sebanyak 10 buah). Namun.. jika menggunakan multi kategori, wah… bisa-bisa Anda pusing karena terlalu banyak kemungkinannya si user tadi memilih kategorinya. Hitung-hitung ada sekitar jutaan kemungkinan. wow… capee dehh… :-)

Nah… pada artikel ini akan dibahas bagaimana trik untuk membuat script guna keperluan pencarian multi kategori tersebut. Untuk mudahnya kita akan menerapkannya ke studi kasus saja. Studi kasus yang dipilih sama seperti contoh pada gambar di atas saja yah.. supaya mudah.

silakan download scriptnya langsung di bawah ini

[download]

Read more


Login dengan menggunakan PHP dan MySQL

Halaman web menurutku adalah suatu halaman rumah di dalam dunia maya, disini kita dapat menampilkan tentang segala Inspirasi, Imajinasi, Mimpi maupun Uneg Uneg sekalipun. Ibarat sebuah rumah yang mempunyai pintu dan kunci, suatu halaman web juga dapat di amankan dengan menggunakan beberapa cara :

1.Menerapkan Login & Password dengan system .htaccess

2.Menerapkan Login & Password dengan menggunakan session PHP dan MySQL

3.Dll.

Untuk bagian pertama sangat sederhana, karena ini memanfaatkan kelebihan yang di miliki oleh apache. Dalam tulisan kali ini saya akan mendokumentasikan hasil belajar saya menggunakan session pada PHP dan MySQL. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam membuat halaman login dengan menggunakan session pada PHP dan MySQL, beberpa hal tersebut antara lain :1.Pastikan form login adalah form dari server kita.

2.Amankan input text untuk user dan password,metoda dan format data.

3.Hindari penggunaan register global (untuk PHP v 4.2.0 keatas sdh disable).

4.Expired time dari login yang dilakukan.

5.Pastikan file yang tidak boleh diakses tidak dapat dipanggil secara langsung.

Berhubung udah mulai ngantuk, mungkin saya langsung to the point aja deh… Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Jika anda mencoba dari komputer stand-alone, jalankan dulu webserver dan database server anda. Untuk gampangnya, gunakan saja XAMPP

1. Database
Setiap user yang login akan dicek username dan passwordnya dari tabel user yang terdapat pada database, dalam percobaan kali ini kita membuat database dengan nama auth.

create database auth;

use auth;

create table users
(
id int auto_increment not null,
username varchar(20) not null,
password varchar(35) not null,
primary key(id)
);

Setelah itu isilah data pada tabel tbuser tersebut dengan username admin dan password adminpass. Scriptnya adalah sebagai berikut.

insert into users values (’admin’,md5(’adminpass’));

Sekarang Anda sudah memiliki sebuah database db_test yang di dalamnya terdapat sebuah tabel tbuser dan sudah ada satu row data dengan username = admin dan password = adminpass dalam bentuk yang sudah di-hash dengan fungsi md5.

1. Setelah membuat database seperti langkah diatas, maka selanjutnya kita akan mebuat tampilan halaman login dengan script HTML dibawah dengan menggunkan metode post. Buat file login.html yang isinya sebagai berikut :
2. Setelah halaman login terbuat, saat nya kita membuat script PHP untuk memproses hasil inputan pada halaman login. Sekarang mari kita buat script PHP dengan nama lopro.php (lopro bukan sembarang nama, melainkan singkatan dari login proses he… he… he…)

session_start();

$server = “localhost”; //ganti sesuai server Anda
$username = “root”; //ganti sesuai username Anda
$password = “”; //ganti sesuai password Anda
$db_name = “auth”; //ganti sesuatu nama database Anda

$db = mysql_connect($server,$username,$password) or DIE(”Connection to database failed, perhaps the service is down !!”);
mysql_select_db($db_name) or DIE(”Database name not available !!”);

$login = mysql_query(”select * from users where (username = ‘” . $_POST[’username’] . “‘) and (password = ‘” . md5($_POST[’password’]) . “‘)”,$db);
$rowcount = mysql_num_rows($login);
if ($rowcount == 1) {
$_SESSION[’username’] = $_POST[’username’];
header(”Location: securedpage.php”);
}
else
{
header(”Location: lopro.php”);
}
?>

Ehmmm biar lebih paham… mari kita bedah satu – satu script diatas, diawal script ada session_start();.session_start() dimaksudkan untuk menginisialisasi suatu data session. Dia akan membuat sebuah session baru atau melanjutkan session yang sudah ada berdasarkan pada session yang sedang terjadi akibat dari pertukaran data session lewat request GET, POST atau cookie. Setelah inisialisasi session terbentuk maka langkah selanjutnya adalah melakukan koneksi dengan MySQL, jika koneksi dengan MySQL sudah berhasil maka proses select ke table users untuk username dan password yang di isikan pada halaman login.html

Jika username dan password dapat ditemukan lalu script akan mengarahkan user ke halaman securedpage.php, sebaliknya jika username atau password salah maka user akan diarahkan kembali ke halaman lopro.php.

Sekarang kita perlu membuat sebuah script atau dokumen lagi yaitu securedpage.php. File securedpage.php adalah suatu halaman web yang merupakan halaman yang boleh diakses atau dimasuki user yang sudah berhasil login dengan benar. Mengapa dinamakan securedpage.php? Hal tersebut karena file securedpage.php nantinya tidak akan bisa diakses langsung dari browser sebelum suatu user melakukan login dengan benar. Pada halaman securedpage.php ini juga akan berisi link untuk logout sehingga session dari user tersebut bisa hilang dan kemudian kembali ke halaman lopro.php. Berikut ini adalah script dari file securedpage.php.

session_start();
if (!isset($_SESSION[’username’])) {
header(”Location: lopro.php”);
}
?>

secured page with session
logout

Simpan script di atas dengan nama securedpage.php. Kita lihat pada bagian atas dari script terdapat suatu mekanisme untuk memeriksa apakah session yang bernama ‘username’ sudah ada atau belum. Jika belum ada maka secara otomatis user atau pengunjung web tersebut akan diarahkan kembali ke halaman login di lopro.php.

Pada body halaman securedpage.php terdapat link untuk melakukan logout. Link tersebut mengarah ke file logoutpage.php. Berikut ini adalah script untuk melakukan logout-nya.

unset($_SESSION[’username’]);
session_destroy();
header(”Location: lopro.php”);
?>

Simpan script di atas dengan nama logoutpage.php. Script tersebut digunakan untuk menghapus atau menghancurkan data session Anda sehingga orang lain atau pengunjung web lainnya tidak bisa melihat halaman securedpage.php yang sudah Anda akses dengan username dan password Anda. Begitu session sudah di hapus dengan fungsi session_destroy() maka langsung Anda akan diarahkan ke halaman login di lopro.php.

Letakkan semua file-file yang sudah Anda buat tadi pada folder yang menjadi root dari web server Apache Anda dan kemudian Anda bisa coba script diatas untuk dijalankan pada browser. Pastikan dulu semua service yang dibutuhkan sudah jalan terlebih dahulu, yaitu service apache dan mysql. Untuk mencoba script-nya Anda bisa membuka browser dan ketik http://localhost/lopro.php

Read more


Membuat ChatBox Sendiri Dengan PHP

ok ini adalah chatbox buatanku jaman dulu.. siapa tahu masih berguna..
dengan emoticon yahoo. bisa di pakai multi user jadi bisa di pake untuk multi website menggunakan database.
langkah instalasi :
restore database chatbox.sql
edit isi dari file di folder Conections
File coba1.php
[ # FileName="Connection_php_mysql.htm"
# Type="MYSQL"
# HTTP="true"
$hostname_coba1 = "localhost";
$database_coba1 = "nama_data_base";
$username_coba1 = "username_data_base";
$password_coba1 = "password";
$rudi = mysql_pconnect($hostname_
coba1, $username_coba1, $password_coba1) or trigger_error(mysql_error(),E_USER_ERROR);
?>

dan file coba2.php

# FileName="Connection_php_mysql.htm"
# Type="MYSQL"
# HTTP="true"
$hostname_coba2 = "localhost";
$database_
coba2 = "chatbox";
$username_
coba2 = "root";
$password_
coba2 = "password";
$salsa = mysql_pconnect($hostname_
coba2, $username_coba2, $password_coba2) or trigger_error(mysql_error(),E_USER_ERROR);
$dbUser=$username_
coba2;
$dbPass=$password_
coba2;
$db=$database_
coba2;
$server=$hostname_
coba2;

//conect
$koneksi=mysql_pconnect($server,$dbUser,$dbPass);

//check
if (!$koneksi)**
echo "koneksi gagal";
exit;
}
mysql_select_db($db);
?>

langsung buka di [url]http://domain-mu.com/chatbox[/url]
kemudian tinggal isi data yang di perlukan untuk mendapatkan kode yang bisa di pasang di website

Read more


Php Xdialog

ni sebuah alternatif penggunaan script Php. Bukan untuk menghasilkan halaman web, tapi untuk menampilkan sebuah aplikasi desktop sangat sederhana, dengan tampilan grafis/GUI. Script Php yang dibuat dijalankan dari konsol, dan penggabungan dengan program Xdialog menghasilkan sebuah aplikasi dengan tampilan grafis. Sekedar tambahan info, ini tidak menggunakan Php-Gtk.

Yang diperlukan untuk membuat aplikasi dengan cara ini adalah Php yang jalan untuk konsol, dan program Xdialog. Ketika artikel ini ditulis, Xdialog bisa diperoleh dari http://xdialog.dyns.net
Xdialog adalah sebuah program yang hanya menampilkan form sederhana, seperti tombol yes/no, textbox, messagebox, file dialog, list, dan beberapa fungsi sederhana lainnya. Setelah kita melakukan interaksi dengan form tersebut, Xdialog akan mengembalikan sebuah nilai tertentu, sesuai aksi yang dilakukan. Nilai/data/text tersebut bisa diproses selanjutnya.

Yang dilakukan disini adalah membuat script Php yang di dalamnya terdapat aksi untuk menampilkan form Xdialog. Tampilan Xdialog ini menjadi media interaksi dengan user, kemudian data yang dikembalikan oleh Xdialog diterima oleh script Php untuk diolah sesuai aplikasi yang kita inginkan. Cukup sederhana. Namun tak tertutup kemungkinan untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang cukup berguna, karena Php memiliki fungsi yang cukup lengkap.

Berikut ini adalah contoh script Php yang berguna untuk menampilkan isi file. Pertama kita panggil Xdialog untuk menampilkan form pemilihan file, lalu setelah file dipilih, dipanggil lagi Xdialog untuk menampilkan isi file tersebut. Sebelum ditampilkan diperiksa, apakah ukuran file lebih besar dari 250000 byte. Jika lebih besar, yang ditampilkan adalah pesan bahwa file terlalu besar. Untuk keterangan lengkap penggunaan Xdialog, silahkan lihat manual Xdialog.


#!/usr/local/bin/php

$opr = "Xdialog --stdout --fselect \"\" 0 0";
$hasil = exec($opr,$out,$code);

if (file_exists($hasil)) {
if (filesize($hasil) > 250000) {
$opr = "Xdialog --stdout --msgbox \"Ukuran File Diluar Batas\" 0 0";
$hasil = exec($opr,$out,$code);
} else {
$opr = "Xdialog --stdout --textbox \"$hasil\" 0 0";
$hasil = exec($opr,$out,$code);
}
}

?>

Untuk baris pertama yang berisi #!/usr/local/bin/php harus ditulis pada baris paling atas, tanpa ada spasi mendahuluinya. Kemudian pastikan letak program php apakah memang di /usr/local/bin/php, jika tidak, sesuaikan dengan lokasi program php yang ada di komputer. Gunakan saja perintah which php untuk melihat lokasi program php tersebut. Setelah itu simpan file ini dengan nama apa saja, misalnya lihat.php, dan jangan lupa mengganti attribut file dengan chmod. Misalnya chmod 755 lihat.php
Setelah itu script sudah bisa dijalankan dengan memanggil nama file ./lihat.php

Berikut adalah screenshot dari script di atas. Gambar pertama adalah dialog untuk menampilkan pemilihan file. Gambar berikutnya menampilkan isi file yang dipilih.


Read more


Crop Gambar Dengan PHP

Halo semua para pembaca setia artikel azptra.blogspot.com. Tutorial kali ini akan bermain-main dengan image. Jadi jangan lupa siapkan dulu sebuah image untuk dijadikan kelinci percobaan :-D... Siapkan sebuah gambar dengan nama “gambar1.jpg”. Letakkan gambar ini dalam satu folder dengan file PHPnya. Setelah itu buat script PHP dengan nama “crop.php”. Jika sudah, ketikkan script berikut :

crop.php

$h) {

$adjusted_width = $w / $hm;

$half_width = $adjusted_width / 2;

$int_width = $half_width - $w_height;

imagecopyresampled($dimg,$simg,-$int_width,0,0,0,$adjusted_width,$nh,$w,$h);

} elseif(($w <$h) || ($w == $h)) { $adjusted_height = $h / $wm; $half_height = $adjusted_height / 2; $int_height = $half_height - $h_height; imagecopyresampled($dimg,$simg,0,-$int_height,0,0,$nw,$adjusted_height,$w,$h); } else { imagecopyresampled($dimg,$simg,0,0,0,0,$nw,$nh,$w,$h); } imagejpeg($dimg,$dest,100); } $gambar = "gambar1.jpg"; $gambar_crop = "gambar1crop.jpg"; // jalankan fungsi crop gambar // lebar, tinggi, file yang di crop, format gambar, nama file setelah di crop cropImage(225, 165, "$gambar", 'jpg', "$gambar_crop"); print "Image sebelum di crop :

";

print "Image setelah di crop :
";

?>



Selamat mencoba.........

Read more


ShoutMix chat widget